Efek Pengajaran pada Peserta Didik

Penelitian ahli sebelumnya mendapatkan fakta bahwa peserta didik yang menerima simulasi secara visual dan auditory mengenai disabilitas mengalami peningkatan empati terhadap individu dengan disabilitas, lebih memahami stigma yang diberikan terhadap individu dengan disabilitas (Wurst, 1994); Intervensi mengenai empati dan disability awareness yang diberikan dengan cara memanipulasi perspective taking baik perspektif kognitif dan afektif dapat lebih meningkatkan hubungan pada sikap dan perilaku antara satu kelompok dengan kelompok lainnya (Shih, 2009), (Kamps, 2002).

Intervensi keterampilan sosial yang diberikan pada peserta didik akan memberikan pengaruh positif pada peserta didik non ABK untuk dapat menerima perbedaan dan lebih nyaman berhubungan dengan individu dengan disabilitas (Peck, 1992 dalam Taylor, 2002). Peserta didik non ABK yang mendapat keterampilan sosial dan ditempatkan di kelas inklusi mempunyai kemajuan dalam keterampilan sosial, berkurangnya respon negatif, pengetahuan akan berperilaku terhadap perilaku spesifik tertentu serta beraktifitas bersama sama (Hepler, 1998); Informasi yang akurat dan edukasi mengenai individu dengan disabilitas dapat meluruskan suatu persepsi, sikap dan keyakinan yang selama ini menjadi mitos (Nasatir, 2003).

Intervensi berupa pemberian materi berupa informasi, edukasi serta keterampilan sosial akan menimbulkan suatu sensitifitas, pemahaman dan berujung pada perspektif dan sikap positif. (Batson, 1997; Clore & Jeffery, 1972 dalam Shih, 2009) (Hurlock, 1978).

Namun, menerima individu dengan disabilitas merupakan suatu proses. Proses ini bertahap dan dimulai dari   ketidaktahuan dan ketakutan menjadi satu pencerahan yaitu penerimaan dan pemahaman (Dahir, 2012) atau dari tahap menolak – menerima – memahami – mengetahui (UNESCO, 2005).

(Artikel diambil dari tesis Ernie C. Siregar. (2013), Efektivitas Program Bimbingan   Keterampilan Sosial untuk Meningkatkan Empati dan Disability Awareness pada Peserta didik Non ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) (Studi Eksperimen Kuasi pada Peserta didik Non ABK Kelas IV A SD Laboratorium UPI, Kampus UPI-Setiabudi Bandung).